https://www.journal.jotika.co.id/index.php/JJE/issue/feed Jotika Journal in Education 2026-08-06T13:16:15+07:00 Open Journal Systems <p>Jotika Journal in Education diterbitkan oleh Jotika English and Education Center Tangerang, Indonesia dengan e-ISSN <a title="e-ISSN" href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20210901500582716" target="_blank" rel="noopener">2807-6788</a> merupakan jurnal yang memuat hasil-hasil penelitian di bidang pendidikan. Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus.</p> https://www.journal.jotika.co.id/index.php/JJE/article/view/352 STRATEGI PC PERMABUDHI PEKANBARU DALAM PENGELOLAAN PELAYANAN KEAGAMAAN UNTUK MEWUJUDKAN KEHARMONISAN INTERNAL UMAT BUDDHA 2026-06-27T10:19:56+07:00 Suryanti limyanching2@gmail.com Sutrisno sutrisno@nalanda.ac.id Mujiyanto viryapitu@gmail.com <p>Keharmonisan internal merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan beragama dan memperkuat solidaritas umat dalam suatu komunitas keagamaan. Dalam konteks umat Buddha, keberagaman latar belakang organisasi, tradisi, dan praktik keagamaan menuntut adanya pengelolaan pelayanan keagamaan yang mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh umat secara adil dan inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengelolaan pelayanan keagamaan yang dilakukan oleh PC Permabudhi Pekanbaru dalam mewujudkan keharmonisan internal umat Buddha di Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan pengurus organisasi, tokoh agama, dan umat Buddha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan pelayanan keagamaan dilaksanakan melalui perencanaan partisipatif, penguatan komunikasi organisasi, pembinaan umat yang berkelanjutan, serta pelaksanaan kegiatan keagamaan dan sosial yang inklusif. Nilai-nilai Buddhis seperti mettā, karuṇā, muditā, dan upekkhā menjadi landasan utama dalam pelaksanaan pelayanan. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan partisipasi umat, memperkuat solidaritas sosial, dan menciptakan hubungan yang harmonis di lingkungan umat Buddha Kota Pekanbaru.</p> 2026-08-06T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jotika Journal in Education https://www.journal.jotika.co.id/index.php/JJE/article/view/355 ANALISIS STRATEGI PENGURUS VIHARA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI GENERASI MUDA PADA KEGIATAN KEAGAMAAN (DI VIHARA PUBBA MANGALA ARAMA PEKANBARU) 2026-07-04T12:25:29+07:00 Siti sitimoorlife@gmail.com Mettadewi Wong sitimoorlife@gmail.com Mujiyanto sitimoorlife@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya partisipasi generasi muda dalam kegiatan keagamaan di Vihara Pubba Mangala Arama. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena generasi muda merupakan penerus organisasi dan kehidupan keagamaan Buddha di vihara. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada analisis strategi pengurus vihara dalam meningkatkan partisipasi generasi muda pada kegiatan keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan pengurus vihara, faktor pendukung dan penghambat partisipasi generasi muda, serta bentuk keterlibatan generasi muda dalam kegiatan keagamaan di vihara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian terdiri atas Kepala Vihara Bhante Indaguno Thera, Ketua Yayasan Pubba Mangala Bapak Boby Atmaja, Wakil Ketua Karakasabha Ari Wijaya, serta generasi muda vihara. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga menghasilkan data yang sistematis dan mendalam mengenai strategi pembinaan generasi muda di vihara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengurus vihara menggunakan berbagai strategi untuk meningkatkan partisipasi generasi muda, seperti pendekatan komunikasi persuasif, pelibatan generasi muda dalam organisasi dan kegiatan keagamaan, inovasi program keagamaan, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana informasi dan komunikasi. Keteladanan Bhante dan pengurus vihara juga menjadi faktor penting dalam membangun kedekatan dengan generasi muda. Selain itu, kegiatan kebersamaan seperti bakti sosial, perayaan hari besar Buddhis, dan kegiatan kepemudaan terbukti mampu meningkatkan rasa memiliki terhadap vihara. Namun demikian, penelitian juga menemukan adanya hambatan berupa kesibukan sekolah, kuliah, pekerjaan, serta pengaruh lingkungan sosial modern yang menyebabkan partisipasi generasi muda belum optimal. Dengan demikian, strategi pembinaan yang adaptif, komunikatif, dan berkelanjutan menjadi faktor penting dalam meningkatkan keterlibatan generasi muda pada kegiatan keagamaan di vihara.</p> 2026-08-06T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jotika Journal in Education https://www.journal.jotika.co.id/index.php/JJE/article/view/370 ETIKA BERBAHASA MAHASISWA PBSI FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG 2026-07-11T11:57:53+07:00 I Wayan Ardi Sumarta iwayan.as@fkip.unila.ac.id Rena Febriyana febriyana1602@gmail.com Siti Mahmudah ahmuda48@gmail.com <p>Etika berbahasa merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan komunikasi yang efektif dan santun, terutama di lingkungan akademik. Meningkatnya penggunaan media komunikasi digital turut memengaruhi cara mahasiswa menggunakan bahasa sehingga penerapan etika berbahasa menjadi hal yang perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan etika berbahasa mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Lampung dalam komunikasi melalui grup WhatsApp. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data diperoleh melalui teknik observasi dan dokumentasi terhadap tuturan mahasiswa dalam grup WhatsApp, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 74 data etika berbahasa yang terdiri atas 20 data hubungan sosial antara penutur dan mitra tutur, 11 data status sosial, 27 data situasi dan konteks komunikasi, serta 16 data latar belakang budaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menerapkan etika berbahasa dengan mempertimbangkan hubungan sosial, status sosial, situasi komunikasi, dan latar belakang budaya dalam interaksi digital.</p> 2026-08-06T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jotika Journal in Education https://www.journal.jotika.co.id/index.php/JJE/article/view/376 PAṬICCASAMUPPĀDA DAN METTĀ-KARUṆĀ DALAM PERILAKU DHAMMA EKOLOGI MAITREYA 2026-07-27T10:08:42+07:00 Dahlia Dahlia chuihung.dahlia@gmail.com Hariyanto Hariyanto hariyanto@radenwijaya.ac.id Situ Asih situasih10@gmail.com <p>Kerusakan lingkungan menunjukkan krisis cara manusia memahami relasinya dengan alam. Penelitian ini menganalisis hubungan Kesadaran Interdependensi <em>Paṭiccasamuppāda</em> dan Sikap <em>Mettā-Karuṇā</em> dengan Perilaku <em>Dhamma</em> Ekologi pada umat Buddha Maitreya di Indonesia. Penelitian menggunakan desain survei korelasional potong lintang terhadap 159 responden dewasa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berskala Likert empat tingkat dan dianalisis dengan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa Kesadaran Interdependensi <em>Paṭiccasamuppāda</em> berhubungan positif dan signifikan dengan Perilaku <em>Dhamma</em> Ekologi (B = 0,722; p &lt; 0,001). Sikap <em>Mettā-Karuṇā</em> juga berhubungan positif dan signifikan (B = 0,368; p &lt; 0,001). Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 62,2% variasi perilaku. Temuan dibaca sebagai asosiasi statistik, bukan bukti kausal.</p> 2026-08-06T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jotika Journal in Education https://www.journal.jotika.co.id/index.php/JJE/article/view/377 PENGARUH KEPENYULUHAN AGAMA BUDDHA DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER METTA REMAJA BUDDHIS DI KOTA KISARAN 2026-07-28T13:19:18+07:00 Chandra Chandra pakchand.vg@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran kepenyuluhan agama Buddha dan dukungan keluarga terhadap pembentukan karakter Metta pada remaja Buddhis di Kota Kisaran. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 100 responden remaja Buddhis yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepenyuluhan agama Buddha dan dukungan keluarga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter Metta (; ; ). Namun secara parsial, hanya peran kepenyuluhan yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter Metta (; ), sedangkan dukungan keluarga tidak berpengaruh signifikan secara langsung. Temuan ini menegaskan pentingnya efektivitas kepenyuluhan agama sebagai pilar utama pembinaan moral dan cinta kasih remaja Buddhis.</p> 2026-08-06T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jotika Journal in Education